Tunangan dengan Profesor NYU, Tsamara Tetap akan Berkiprah di Politik


GELORA.CO - Ketua DPP PSI Tsamara Amany resmi bertunangan dengan dosen New York University, Profesor Ismail Fajrie Alatas, kemarin. Uniknya, seserahan yang diberikan pria yang disapa Aji itu adalah buku risalah sidang BPUPKI.

Tsamara menjelaskan, seserahan itu memiliki dua makna. Salah satunya Aji mendukung penuh profesi Tsamara sebagai politikus muda. 

"Menurut Prof Aji, ada dua makna. Pertama, dia ingin menegaskan bahwa dia mendukung profesiku sebagai politisi muda. Kedua, dia ingin aku terus membaca, apalagi sejarah bangsa ini. Risalah sidang BPUPKI penting untuk dipahami secara mendalam, utamanya perdebatan tokoh bangsa kala itu," kata Tsamara kepada wartawan, Senin (8/7/2019). 

Tsamara mengatakan Aji selama ini selalu mendukung kiprahnya di politik. Bahkan Aji terus mendorong Tsamara untuk menjadi politikus yang intelek. Karena itu, menurut Tsamara, Aji selalu memintanya belajar dan membaca. 

"Dia sangat suportif. Justru dia sangat mendukung karir saya di politik. Dia berharap saya menjadi politikus yang berkelas, politikus yang intelek. Makanya dia selalu menyuruh saya untuk terus belajar, untuk terus membaca banyak buku, termasuk buku karya dia," tuturnya.

Tak hanya itu, Tsamara mengatakan Aji juga mendorongnya untuk kembali bersekolah. Karena itu, Tsamara mengaku akan kembali bersekolah dan tetap akan berkiprah di politik. 

"Dia juga mendorong saya untuk sekolah. Dan saya akan sekolah lagi nanti," kata Tsamara.

Tsamara menggelar pertunangannya kemarin, Minggu (7/7). Rencananya pernikahan itu digelar pada November 2019. 

"Insyaallah akhir tahun. November kemungkinan," pungkas dia.[dtk]

Belum ada Komentar untuk "Tunangan dengan Profesor NYU, Tsamara Tetap akan Berkiprah di Politik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...