Tenaga Kerja Asing di Cianjur Punya e-KTP, Disdukcapil Bilang Sudah Penuhi Persyaratan


GELORA.CO - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, menemukan Tenaga Kerja Asing (TKA) memiliki KTP eletronik saat melakukan sidak ke sejumlah perusahaan beberapa waktu lalu.  

Kepala Disnakertrans Cianjur Dwi Ambar Wahyuningtyas pada wartawan, Jumat, mengatakan KTP-e yang di kantongi TKA tersebut berasal dari Disdukcapil Cianjur, tepatnya sebagai warga Kelurahan Muka.  

"KTP elektronik yang dimiliki TKA itu, sama persis dengan KTP pada umumnya, hanya terdapat perbedaan masa belaku serta kewarganegaraan yang tercantum di dalamnya," kata Ambar. 

Setelah mendapatkan temuan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Disdukcapil Cianjur. "Kami merasa janggal dengan temuan tersebut dan langsung berkordinasi dengan dinas terkait," katanya. 

Sementara Kepala Disdukcapil Cianjur, M Sidiq El-Fatah, mengatakan bawah pihaknya telah mengeluarkan KTP-e untuk TKA yang tinggal dan bekerja di Cianjur, dengan catatan sudah memenuhi persyaratan. 

"TKA tersebut bisa mendapatkan KTP-e karena sudah memenuhi beberapa persyaratan dan sudah memiliki izin tinggal dari kepala daerah setempat," katanya. 

Ia menjelaskan, KTP-e tidak dapat diberikan sembarangan, namun sudah berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. 

"Warga Negara Indonesia dan orang asing yang memiliki surat ijin tinggal tetap dan sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah wajib memiliki KTP-e, sesuai dengan pasal 63 nomor satu," katanya. [rilis]

7 Komentar untuk "Tenaga Kerja Asing di Cianjur Punya e-KTP, Disdukcapil Bilang Sudah Penuhi Persyaratan"

Unknown mengatakan...

Ngeri kita aja yg pribumi harus tunggu lama baru jd ini orang asing cepet banget dapetnya.udah pny e-KTP punya kerjaan lagi pribumi makin sengsara apes apes deh

Unknown mengatakan...

Pemerintah memang sudah tidak berpihak kepada rakyat pribumi, tapi mereka berpihak ke WNA terutama dari cina

Jafar Padu mengatakan...

Seharusnya TKA diberikan surat ket domisili saja / penduduk sementara, sebab klu eKTP bisa dipergunakan untuk memilih calon presiden tertentu .

Unknown mengatakan...

Sebetul nya sangat mudah ibarat air mengalir pada pipa kalau kita pasang kran dengan legitimasi kejujuran maka air tidak akan bocor

pedang batu mengatakan...

Indonesia bena-banar riel diserahkan pada Indonesia, dari tna cina berlebihan dengan gaji, jabatan terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi begitu lebar, serta gak bisa ditolak terjadi rasis dan diskriminatif terhadap pribumi yang diujung dituduh tidak bisa mengurus negerinya dan layak keluar dari Indonesia.

Kutrik Sianto mengatakan...

Rakyat sendiri banyak yg tidak punya e ktp
Rakyat asli lahir di negeri indonesia. Mohon untuk oknum pejabat utamakan penduduk asli jangan ada unsur UUD (ujung-ujungnya-duit)

Unknown mengatakan...

Orang Indonesia aja harus ada surat pindah dulu baru punya e KTP, ini pendatang tanpa pindah penduduk bisa punya e KTP Indonesia berarti tna punya id dobel cina dan Indonesia , bipatride istilahnya

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...